Memilukan Guru SMP Meninggal Bersama Istri, Anak, Mertua & Saudara dalam Bus Maut di Sumedang


Jejen Jujaejin guru studi tour rombongan SMP IT Al-Muaawanah, Cisalak, Subang turut menjadi korban tewas bersama 5 anggota keluarganya dalam kecelakaan bus maut di Sumedang.

Bus yang mereka tumpangi masuk jurang di jalan Wado, Sumedang, Jawa Barat.

Selain Jejen, yang meninggal di yaitu istrinya Naenah, mertuanya Ibu Ade, dan dua saudaranya, Nanu bersama anaknya Gea (5) serta Anwar. Sementara istri Anwar dikabarkan kritis.

Di media sosial sudah mengalir ucapan duka cita atas kepergian guru tersebut. Termasuk keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni SMKN 1 Subang. Jejen ternyata termasuk alumni sekolah tersebut.

"Segenap keluarga besar Ika AS1S turut prihatin, berduka cita teramat dalam, kehilangan yang teramat sangat akan musibah yang telah mengakibatkan keluarga kami, 

Jejen Juraejin alumni angkatan 97 beserta istri dan putranya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Wado Sumedang,"

tulis akun Ikatan Keluarga Alumni SMKN 1 Subang seperti yang dikutip Indozone, Kamis (11/3/2021).

Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto melalui siaran pers yang diterima di Sumedang, Kamis, 

mengatakan penumpang bus merupakan rombongan dari SMP IT Al-Muaawanah, Cisalak, Kabupaten Subang yang seluruhnya sudah dievakuasi ke rumah sakit.

"Hasil identifikasi korban kecelakaan meninggal dunia di instalasi jenazah RSUD Sumedang bersama Unit Siaga Laka Lantas, Unit Siaga Inafis, 

dan tenaga medis RSUD Sumedang dengan hasil sebagai berikut korban meninggal dunia sampai saat ini 27 orang," katanya.

LihatTutupKomentar